Posts Tagged "pariwisata bali"

Masyarakat Tanjung Benoa Tuntut Pembangunan Jalan Lingkar

Pembangunan jalan tol di atas perairan Nusa Dua – Beñoa diprediksi akan menambah beban lalu lintas di seputaran Tanjung Benoa. Masyarakat pun kembali mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan jalan meingkar di kawasan tersebut.

Tokoh masyarakat Kuta Selatan yang juga anggota Komisi B DPRD Badung I Nyoman Karyana,  mengatakan, kondisi lain lintas di Jalan Pratama selalu krodit. Bahkan pada saat liburan kemacetan di jalur tersebut tak bisa dihindarkan meskipun Jalan Pratama relatif pendek. “Macetnya bisa sampai tiga jam. Padahal jalan itu pendek.” ujarnya.
Dijelaskannya, Jalan Pratama adalah akses utama banyak fasilitas pariwisata di kawasan Tanjung Benoa.  Sayang, jalur tersebut sangat sempit sehingga tidak bisa dilalui banyak kendaraan terutama bus-bus pariwisata. Permasalahan ini sudah sangat sering menjadi keluhan, baik oleh warga maupun wisatawan.

Hal senada juga diungkapkan Bendesa Adat Bualu. Menurutnva realitas selama ini telah menunjukkan betapa jalur tersebut sudah begitu krodit dan sangat rawan macet. “Misalnya saat pergantian tahun atau saat masyarakat mengadakan upacara.  Karena jalurnya padat,  semua kegiatan sosial kemasyarakatan ataupun perekonomman jadi terhambat. Apalagi nanti kalau jalan tolnya sudah terealisasi. Kami harap usulan pembangunan jalan melingkar ke depannya segera direalisasikan.” tambahnya.

Masyarakat khawatir jika dampak jalan tol di atas perairan tidak diantisipasi mulai sekarang. Jalan tol Nusa Dua – Benoa dipastikan akan menambah beban lalu lintas di Nusa Dua khususnya di Jalan Pratama. Oleh karenanya,  kembali mendesak Pemkab Badung segera membuat Detail Engineering Design (BED) jalan mehngkar di kawasan Nusa Dua sebagai bentuk antisipasi.  Diharapkan, BED sudah dianggarkan diAPBD Peruhahan 2012 sehingga jalan dimaksud bisa tuntas bersamaan dengan jalan tol Nusa Dua – Benoa.

Kebutuhan penambahan ruas jalan di kawasan tersebut sangat mendesak. Kalau Jalan Pratama diperlebar dan tetap dua arah, itu sangat tidak mungkin karena pembangunan sudah sangat padat.  Jalan yang ada sekarang thlanjutkan kemudian melingkar di atas atau pinggir kawasan mangrove untuk kembali di simpang Siligita.

 

Kuta Karnival Masuk Agenda Visit Indonesia Year 2008

Pantai Kuta

Pantai Kuta

Kuta Karnival akan dipromosikan sebagal destinasi pariwisata ke dunia internasional, karena kegiatan ini juga sudah masuk kalender sebagal pendukung Visit Indonesia Year 2008. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia Kuta Karnival 2008, melalui Kuta Karnival, generasi muda ingin menunjukkan kegiatan positif mendukung pengembangan pariwisata kita.Kuta Karnival yang sudah berlangsung sejak 2003, mendapat dukungan positif dan masyarakat Kuta dan Legian, daerah yang dikenal sebagai perkampungan orang asing di Bali. Kegiatan yang mengangkat seni budaya Bali itu, tahun ini akan berlangsung 10 hari, mulai 18 Oktober mendatang. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan hal baru bagi turis asing yang berlibur. Wakil Bupati Badung mengatakan, pihaknya memberi dukungan baik secara moril maupun materiil atas penyelenggaraan Kuta Karnival ke-6 tahun 2008, sebagai mendukung pemulihan dunia paniwisata Bali di dunia internasional.

Kuta Karnival sebagai kegiatan internasional agar terus ditumbuhkembangkan demi kemajuan pariwisata Bali, yang selama ini terpuruk akibat ledakan Bom Bali 2002. Dengan semakin banyaknyak kegiatan seni budaya yang muncul di Pulau Dewata, dapàt dipastikan akan mampu rnenarik niat masyarakat internasional untuk melakukan perjalánan wisata, dan berlibur beberapa hari Bali.

Badan Pusat Statistik Bali. mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang terbang langsung dari negaranya ke Bali selama Januani-Juli 2008 sebanyak 1.110.251 orang, bertambah dari periode sama tahun 2007 hanya 91 2.720 orang. Bali optimis bisa memenuhi sasaran kedatangan wisman tahun 2008 yang ditetapkan pemerintah sebanyak 1,9 juta, bahkan bisa di atas dua juta karena menjelang akhir tahun wisman biasanya . lebih ramai ke Bali. Peningkatan kunjungan wisman tujuh bulan awal 2008, lebih baik dan tahun-tahun sebelumnya. Ini menandakan Bali yang menghandalkan keindahan alam, seni budaya dan keramahtamahan penduduknya semakin terjamin keamanannya. Wisman yang datang ke Bali, 95 persen hanya untuk berlibur, masih didominasi oleh masyarakat internasional asal Asia Pasifik seperti Jepang, Australia, Malaysia, Taiwan termasuk asal Republik Rakyat China.