Pemandu wisata (guide) rafting, diving dan snorkeling merupakan bagian profesi sebagai pramuwisata. Ketua DPD HPI Bali mengatakan, guide rafting, diving dan snorkeling ini bisa masuk menjadi bagian anggota HPI dalam satu komisariat khusus.
Saat ini guide khusus yang sudah masuk sebagai bagian anggota HPI Bali adalah guide pendaki gunung. Guide pendaki gunung ini memiliki keahlian khusus berupa mendaki gunung dan memberikan penjelasan kepada wisatawan pecinta alam tersebut dalam bahasa asing.
Guide pendaki gunung seperti di wilayah Kintamani sudah tergabung dalam satu asosiasi. Salah satu contoh pendaki Gunung Batur sudah tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Pendaki Gunung Batur (HPPGB). HPPGB memiliki anggota sekitar 51 orang pramuwisata pendaki gunung. HPPGB ini sudah resmi di bawah HPI Bali karena bagian dari pramuwisata. Dan HPPGB ini sudah menjadi salah satu komisariat di HPI Bali.
Para guide diving, guide snorkeling, guide rafting bisa menjadi anggota HPI Bali, karena mereka memiliki profesi sebagai pramuwisata dengan keahlian khusus. Guide rafting, diving dan snorkeling ini juga memberikan petunjuk dalam mengantar wisatawan dalam kegiatan wisata bahari.
Selaku guide, mereka bisa bergabung dalam satu komisariat khusus di bawah HPI Bali. Salah satu contoh komisariat dari guide rafting, diving dan snorkeling tersebut bisa diberi nama komisariat pramuwisata wisata bahari.
Sementara itu, untuk merangkul guide rafting, snorkeling dan diving tersebut, HPI Bali akan berkoordinasi dengan Disparda Bali dan Gahawisri Bali. Jika Gahawisri memandang perlu, guide itu bisa diarahkan masuk dalam bagian anggota HPI Bali dalam komisariat khusus.
Selain itu, untuk memasukkan guide tersebut sebagai anggota HPI juga perlu pembicaraan yang mendalam antara HPI, Disparda Bali dan Gahawisri. Sama seperti halnya pramuwisata di darat, HPI bersama Disparda dan Gahawisri juga bisa menyelenggarakan diklat dan memberikan uji sertifikasi kepada guide diving, snorkeling dan guide rafting. Selanjutnya setelah mengikuti diklat dan lulus sertifikasi, guide rafting, diving dan snorkeling ini bisa menjadi bagian dari anggota HPI dalam satu komisariat wisata bahari. Guide rafting ini memerlukan keahlian khusus untuk mengetahui kecepatan air, menghadapi rintangan batu termasuk keterampilan beretika di depan wisatawan. Selain pengetahuan tentang wisata tirta dan bahasa asing, guide rafting ini harus tahu tentang etika dalam memandu wisatawan rafting.
