Archive for the "Bali Event" Category

Bali perlu Kendaraan Mewah Untuk Dukung MICE

Kegiatan MICE sudah banyak dilaksanakan dengan aman dan lancar di Bali. Untuk mendukung kegiatan MICE ke depan Bali membutuhkan tambahan kendaraan mewah seperti limosin dan jenis kendaraan mewah lain untuk transportasi tamu-tamu kehormatan.

Penyelenggaraan MICE tidak akan lepas dari fasilitas kendaraan mewah untuk transportasi. Kegiatan MICE di Bali tidak hanya berskala nasional tetapi juga sudah berskala internasional. Tidak hanya pertemuan tingkat menteri negara tetapi pertemuan presiden berskala internasional berpeluang dilakukan di Bali.

Sementara itu, bercermin dari kunjungan Presiden Amerika Serikat ke Jakarta belum lama banyak membutuhkan kendaraan mewah. Hanya saja kendaraan mewah tersebut telah dipersiapkan pemerintah Amerika. Bercermin dari acara penyambutan kedatangan Presiden Amerika Serikat di Indonesia tersebut, Bali mesti lebih siap dari Jakarta. Untuk fasilitas transportasi tamu kehormatan baik setingkat menteri maupun presiden yang melakukan MICE di Bali tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah atau luar negeri.

Kedatangan Presiden Amerika Serikat ke Indonesia berdampak positif dengan keamanan Indonesia termasuk keamanan Bali. Ini akan mendorong penyelenggaraan MICE di Bali. Tidak hanya dari Amerika Serikat, wisatawan, perusahaan, asosiasi, termasuk pertemuan kepala pemerintahan dari berbagai negara di dunia bisa melakukan MICE di Bali.

Pengusaha angkutan pariwisata di Bali tidak boleh menutup mata dengan peluang tersebut. Pemerintah perlu membantu pengusaha angkutan pariwisata di Bali dalam pengadaan kendaraan mewah untuk mendukung kegiatan MICE tersebut. Jangan sampai pengadaan kendaraan mewah untuk kepentingan MICE ini diambil alih oleh pengusaha luar Bali.

Sementara itu, dari data yang tercatat di Pawiba jumlah armada bus pariwisata sebanyak 900 unit. Jumlah armada angkutan sewa sebanyak 2.500 unit. Pawiba memprediksi dari 2.500 unit kendaraan sewa tersebut hanya 2 persen yang masuk kategori kendaraan mewah. Pengusaha angkutan pariwisata di Bali tentunya akan sangat memperhitungkan menginvestasikan modalnya untuk membeli kendaraan mewah. Ini dikarenakan, harga kendaraan mewah ini mencapai ratusan juta rupiah.

Di bagian lain penggunaan kendaraan mewah ini hanya untuk kegiatan atau event tertentu seperti MICE. Mungkin dalam satu bulan kendaraan mewah tersebut tidak lebih dari 10 kali jalan. Ditengah masih minim minat pengusaha angkutan pariwisa di Bali untuk mengoperasikan kendaraan mewah, pemerintah mesti tetap tetap membantu pengusaha angkutan pariwisata lokal.

Pemerintah bisa mengupayakan peningkatan penyelenggaraan MICE di Bali melalui kegiatan promosi untuk meningkatkan penggunaan angkutan pariwisata, dan kendaraan sewa. Ini secara tidak langsung akan merangsang pengusaha angkutan pariwisata untuk mengoperasikan kendaraan mewah karena tingginya permintaan dari pasar MICE.

 

Wisatawan Australia Sasar Vila di Bali

Banyaknya wisatawan asal Australia berlibur ke Bali, tampaknya tidak hanya dirasakan kalangan hotel berbintang. Jumlah mereka yang mencapai 446.570 orang di periode 2009 ini, kini mulai menyasar sarana akomodasi yang menawarkan privacy lebih seperti vila.

Ini terbukti, 70 persen dari total wisatawan yang memanfaatkan vila di Bali dihuni oleh wisatawan Australia dengan tingkat hunian berkisar 75-90 persen.

Jumlah warga Australia yang menginap di Bali cukup menggembirakan. Hal yang menggembirakan dari wisatawan Australia adalah potensi daya beli yang cukup besar. Selain itu, mereka memiliki masa liburan musim panas yang cukup panjang (Desember – Februari).

Kawasan Asia Tenggara seperti Bali dan Lombok merupakan tujuan wisata paling diminati oleh wisatawan Australia. Mereka beranggapan Indonesia, khususnya Bali merupakan tujuan wisatawan yang menarik dan termurah.

Selain itu, kedatangan wisatawan Australia yang menempati urutan terbanyak berlibur ke Bali tidak terlepas dari upaya Bali menjaga dan memelihara stabilitas keamanan. Banyaknya kontribusi Australia juga akibat lancarnya transportasi udara yang berdampak pada meningkatnya kunjungan mereka ke Bali.

Vila menjadi akomodasi pilihan karena wisatawan yang tinggal di Vila akan seperti tinggal di rumah sendiri dengan fasilitas yang semuanya sudah tersedia. Misalnya, kolam renang sendiri, punya kitchen sendiri dan kamar tidur lebih luas dibandingkan dengan akomodasi lain. Komplitnya fasilitas ini yang memicu banyaknya wisatawan yang lebih memilih vila.

Banyaknya wisatawan asing yang memanfaatkan vila selama berlibur di Bali juga tergantung musim. Contohnya, bulan September, Oktober, November, April, Mei dan Juni. Sementara, Australia umumnya mendominasi pada bulan Agustus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali mengungkapkan, Australia dan Jepang masih sangat potensial untuk digarap. Terlebih, kedua negara tersebut hingga saat ini masih tetap mendominasi tingkat kunjungan wisatawan ke Bali. Banyak orang Australia dan Jepang yang belum tahu Bali, sehingga akan ditingkatkan promosi ke negara itu, seperti negara lain yang cukup berpotensi adalah kawasan Eropa dan Asia seperti Cina.

 

Kuta Karnival Masuk Agenda Visit Indonesia Year 2008

Pantai Kuta

Pantai Kuta

Kuta Karnival akan dipromosikan sebagal destinasi pariwisata ke dunia internasional, karena kegiatan ini juga sudah masuk kalender sebagal pendukung Visit Indonesia Year 2008. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia Kuta Karnival 2008, melalui Kuta Karnival, generasi muda ingin menunjukkan kegiatan positif mendukung pengembangan pariwisata kita.Kuta Karnival yang sudah berlangsung sejak 2003, mendapat dukungan positif dan masyarakat Kuta dan Legian, daerah yang dikenal sebagai perkampungan orang asing di Bali. Kegiatan yang mengangkat seni budaya Bali itu, tahun ini akan berlangsung 10 hari, mulai 18 Oktober mendatang. Melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan hal baru bagi turis asing yang berlibur. Wakil Bupati Badung mengatakan, pihaknya memberi dukungan baik secara moril maupun materiil atas penyelenggaraan Kuta Karnival ke-6 tahun 2008, sebagai mendukung pemulihan dunia paniwisata Bali di dunia internasional.

Kuta Karnival sebagai kegiatan internasional agar terus ditumbuhkembangkan demi kemajuan pariwisata Bali, yang selama ini terpuruk akibat ledakan Bom Bali 2002. Dengan semakin banyaknyak kegiatan seni budaya yang muncul di Pulau Dewata, dapàt dipastikan akan mampu rnenarik niat masyarakat internasional untuk melakukan perjalánan wisata, dan berlibur beberapa hari Bali.

Badan Pusat Statistik Bali. mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang terbang langsung dari negaranya ke Bali selama Januani-Juli 2008 sebanyak 1.110.251 orang, bertambah dari periode sama tahun 2007 hanya 91 2.720 orang. Bali optimis bisa memenuhi sasaran kedatangan wisman tahun 2008 yang ditetapkan pemerintah sebanyak 1,9 juta, bahkan bisa di atas dua juta karena menjelang akhir tahun wisman biasanya . lebih ramai ke Bali. Peningkatan kunjungan wisman tujuh bulan awal 2008, lebih baik dan tahun-tahun sebelumnya. Ini menandakan Bali yang menghandalkan keindahan alam, seni budaya dan keramahtamahan penduduknya semakin terjamin keamanannya. Wisman yang datang ke Bali, 95 persen hanya untuk berlibur, masih didominasi oleh masyarakat internasional asal Asia Pasifik seperti Jepang, Australia, Malaysia, Taiwan termasuk asal Republik Rakyat China.