Wisata Kapal Selam Jadi Alternatif

Menikmati keindahan bawah laut tidak mesti harus memiliki sertifikat menyelam dan keterampilan khusus. Mereka yang tak punya banyak waktu untuk mengikuti kursus diving, ada alternatif lain yang bisa ditempuh salah satunya dengan kapal selam (submarine) yang khusus digunakan untuk menikmati eksotika bawah laut.

Odyssey Safari Asia di Desa Labuhan Amuk, Kecamatan Manggis, Karangasem salah satu perusahaan yang menawarkan jasa penyelaman tersebut. Tercatat kapal selam yang diberi nama Odyssey II itu hanya ada dua di dunia yakni di Labuhan Amuk dan di kepulauan Hawai, Amerika Serikat. Sejak beroperasi sekitar lima tahun silam wisatawan dari berbagai penjuru dunia memanfaatkanya sebagai atraksi wisata alternatif yang aman dengan biaya cukup terjangkau.

Kegiatan Oddysey ini lebih mengutamakan keselamatan dan kenyamanan wisatawan dengan melakukan pemeriksaan pemeriksaan minimal dua kali dalam sehari, baik pengecekan maupun maintenance.

Adapun kapal yang digunakan adalah kapal berwarna putih yang memiliki panjang keseluruhan 56 kaki. Kapal buatan Kanada tersebut sanggup menyelam hingga kedalaman 150 kaki.

Sedangkan bagian lambungnya dilengkapi jendala bundar dari kaca yang dirancang kedap air agar 36 orang penumpang bisa menikmati suasana bawah laut. Kapal yang menyerupai bentuk kapsul itu sendiri, tak menggunakan bahan bakar minyak. Sumber energinya berasal dari baterai yang biasa diisi ulang berbarengan proses pengecekan di kapal induknya. Spesifikasi lainnya, kapal ini dikemudikan dengan kecepatan rata-rata 5 knot dan durasi penyelaman sama seperti diving pada umumnya, 45 menit.

Sementara itu, tamu dari Australia atau Eropa biasanya akan ramai datang pada bulan Juni hingga Juli. Sementara yang dari Rusia, Jepang dan Amerika rata-rata datang pada saat Desember sampai Januari. Atau bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru. Sementara wisatawan domestik umumnya paling ramai datang saat musim libur Lebaran.

 

Leave a Reply