Spa dan Salon Marak, Terapis tak Memadai

Usaha salon yang juga menawarkan perawatan spa saat ini marak. Namun, tidak jarang usaha salon dengan tambahan layanan spa tersebut tak didukung tenaga-tenaga terapis yang profesional. Bagaimana mendidik tenaga spa terapis yang memadai?

Banyak yang belum mengetahui apa itu spa dan kegunaannya. Selama ini, spa sudah menjadi kebutuhan para wanita di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Menurut seorang pemilik Spa di salah satu sekolah spa di Denpasar, spa atau solus per aqua adalah terapi air. Selanjutnya, spa berkembang menjadi suatu tempat kecantikan, perawatan tubuh, kesehatan, kebugaran dan kenyamanan.

Spa merupakan suatu rangkaian perawatan yang terdiri atas terapi pijat seluruh badan, lulur atau body scrub , masker pemutih, terapi musik, aromaterafi, mandi susu atau mandi aromaterafi dan lainnya.

Manfaat spa antara lain menghaluskan, mengencangkan, memutihkan dan memberi nutrisi pada kulit, mengendorkan ketegangan otot, detoksifikasi tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghilangkan kecemasan, kemarahan dan depresi, mencegah alergi, tanda-tanda diabetes serta dipercaya memperlambat proses penuaan.

Karena keterkaitannya dengan kecantikan, dikatakan, tidak jarang beberapa orang yang dulunya terjun sebagai pengusaha salon menambah pelayanan perawatan spa pada usahanya. Namun tanpa didukung tenaga terapis yang memiliki skill spa, sekadar memijat. Tenaga terapis spa harus memiliki keterampilan yang memadai tentang spa bukan hanya memijat.

Terkadang pelaku-pelaku salon dan spa mengambil terapis secara sembarangan dan dididik secara otodidak tanpa memperoleh pendidikan formal di sekolah-sekolah spa. Hal itu yang menyebabkan spa salon-spa salon tersebut sedikit rancu dan perlu dipertanyakan tenaga terapisnya.

Sebaiknya tenaga-tenaga spa terapis yang dimiliki harus didukung dengan keterampilan, baik itu menyangkut teknik pemijatan, teori-teori tentang spa, bahan-bahan yang dibutuhkan, penanganan wajah, kaki, rambut, belajar memijat dan anatomi tubuh seperti anatomi psikologi, aromaterapi dan bahkan sosial etiket harus juga diajarkan.

Terapis spa harus juga memiliki sertifikat bahwa mereka memiliki keterampilan pendidikan spa. Dengan begitu, Bali sebagai destinasi spa terbaik tidak kehilangan predikatnya bahkan mampu bertahan di tengah maraknya pesaing spa yang ada di dunia.

 

Leave a Reply

Please insert the signs in the image: