Archive for January, 2010

Cuaca Buruk, Wisata Bahari Terganggu

Cuaca buruk yang melanda perairan di Bali dan sekitarnya dalam beberapa hari ini, menimbulkan kekhawatiran di kalangan wisatawan. Terbukti, jumlah mereka yang ingin melakukan kegiatan wisata bahari mengalami penurunan hingga 20 persen. “Tingginya gelombang disertai angin kencang memicu menurunnya minat wisatawan melakukan aktivitas di laut seperti diving , memancing, dan parasailing. Mereka banyak yang mengaku ragu untuk berwisata di laut. Saat ini saja, kurang lebih 10 orang wisatawan yang batal diving (menyelam) karena angin kencang di atas normal, serta gelombang laut yang ganas,” ungkap Kepala Operasional Water Sport Activity di Sanur, Senin (18/1) kemarin.

Menurutnya, minimnya wisatawan yang melakukan aktivitas wisata seperti parasailing, diving, dan snorkeling akan terus terjadi hingga cuaca membaik. “Selama cuaca masih seperti ini otomatis usaha kami akan terus merugi,” katanya.

Terkait jumlah kerugian yang harus ditanggung, Sukanta enggan mengatakan. “Kerugian akibat cuaca buruk sudah menjadi hal biasa yang rutin terjadi. Sebab, jika cuaca buruk, bisnis wisata bahari juga pasti terpuruk,” ungkapnya.

Dampak angin kencang disertai gelombang tinggi, menurut Kepala Kantor Pelabuhan Nusa Penida Satker Sanur, juga mengganggu kelancaran transportasi Sanur-Nusa Lembongan-Jungut Batu.

“Gelombang pasang juga berdampak pada jumlah pelancong, baik domestik maupun mancanegara yang hendak melakukan aktivitas bahari di ketiga pulau itu. Jumlah penumpang yang berangkat saat ini rata-rata hanya mencapai 10 orang dari sebelumnya bisa mencapai 30-50 orang. Di samping itu, selain memang minim penumpang kami juga sengaja mengurangi kapasitas kapal untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, memperkirakan Bali akan diterjang gelombang tinggi hingga mencapai 3,5 meter. Cuaca buruk diperkirakan akan terjadi sejak Senin (18/1) kemarin hingga Kamis (21/1) mendatang.