Menata Kamar Tidur Anak

Kamar tidur anak membutuhkan sentuhan yang berbeda dari kamar lain. Dari segi tampilan, warna yang dipilih lebih berani. Anak tidur terpisah dengan orangtua memang punya banyak keuntungan. Selain memberikan ruang privasi lebih untuk orangtua, anak pun dididik untuk cepat mandiri dan bertanggung jawab. Kamar yang dimaksud sudah siap digunakan, tetapi selanjutnya, Anda mengalami kebingungan mendekornya.

Menata kamar tidur anak memang susah-susah gampang. Apalagi jika ini adalah kali pertama Anda melakukannya. Untuk itu, Sheknows membantu Anda dengan resep bagaimana menata kamar tidur anak dengan cermat dan menyenangkan.

Warna wallpaper — Menurut pakar penataan ruangan, Erin Valencich, tahapan dasar dari menata kamar tidur anak dimulai dari pemilihan warna wallpaper atau kertas pelapis dinding. Sebaiknya, Anda memberikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi memilih warna kesukaannya, bukan sesuai selera Anda. Biarkan anak berimajinasi secara kreatif.

Gambar dinding— Jika Anda berpikir tidak ingin menggunakan wallpaper, bisa kreasikan penataan interior kamar tidur anak dengan pilihan gambar dinding yang menarik, misalnya motif polkadot warna-warni. Masih banyak variasi gambar menarik lainnya yang dapat menarik atau menyejukkan mata anak, sehingga berpengaruh positif pada tumbuh kembang otaknya.

Sprei bergambar— Pasang sprei dan sarung bantal dengan gambar menarik berwarna lembut. Gambar pada seprei yang berbau seni akan menuntun anak Anda untuk berimajinasi sehingga daya pikirnya semakin cepat.


Pasang foto— Pasang frame foto keluarga di dinding kamar atau di samping tempat tidurnya, agar anak dapat mengenal dan merekam wajah orangtuanya dengan lebih baik di dalam pikiran mereka. Selamat berkreasi!

 

Leave a Reply